PADANG,KOMPAS.com - Ratusan wartawan di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (30/5) melakukan protes ke DPRD Sumbar. Aksi tersebut dilakukan menyusul penganiayaan terhadap sedikitnya enam wartawan, empat warga, dan seorang anggota DPRD Kota Padang yang diduga di lakukan anggota Batalyon Marinir Pertahanan Lantamal II Padang sehari sebelumnya.
Ratusan wartawan itu memulai aksi mereka pada pukul 10.30 dengan konvoi kendaraan bermotor menuju Gedung DPRD Sumbar. Setelah itu aksi dilanjutkan dengan berjalan kaki mengelilingi sebagian gedung wakil rakyat itu.
Demonstran diterima Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil. Massa menuntut kehadiran Komandan Lantamal II Padang Brigjen TNI (Mar) Gatot Subroto ke gedung wakil rakyat itu.
H ingga berita ini disusun, ratusan wartawan masih bertahan di pelataran Gedung DPRD Sumbar. Mereka menunggu kehdiran Gatot untuk mempertanggungjawabkan penganiayaan yang diduga dilakukan anak buahnya.
Seperti sebelumnya diwartakan Kompas, penganiayaan terjadi saat warga di kawasan Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumbar bersama Satpol PP Kota Padang melakukan penertiban sejumlah kedai yang diduga menjadi tempat praktik asusila. Sejumlah orang berseragam tentara yang diduga Batalyon Marinir Pertahanan Lantamal II Padang kemudian melakukan penyerangan serta penganiayaan pada warga dan wartawan yang tengah melakukan peliputan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang