Kebakaran

Gudang Perlengkapan Diesel Terbakar

Kompas.com - 01/06/2012, 19:58 WIB

KUDUS, KOMPAS.com — Gudang perlengkapan diesel milik Toko Tresna Diesel di Jalan H Agus Salim, Kudus, Jawa Tengah, terbakar pada Senin (6/1/2012) pukul 16.30. Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Titik api diduga bermula dari gudang yang terletak di bagian belakang Toko Tresna. Gudang itu berisi perlengkapan suku cadang diesel, solar, oli, dan sejumlah bahan dari plastik.

Sebelum api menjalar lebih luas, petugas pemadam kebakaran PT Djarum datang. Mereka berhasil melokalisasi dan memadamkan api itu sehingga tidak sampai merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Pemilik Toko Tresna Diesel, Aan Sutrisno, menyatakan, pada saat kejadian, dia dan karyawannya berada di depan. Dia menyadari ada kebakaran setelah mencium bau terbakar dan melihat asap mengepul dari belakang.

"Kemungkinan besar kebakaran itu disebabkan nyala api rokok karyawan saya. Diduga rokok yang menyala tersebut tidak sengaja diletakkan di sekitar gudang," katanya.

Chief Fire Department Pemadam Kebakaran PT Djarum Hardi Cahyana mengatakan, pihaknya dapat bergerak cepat karena lokasi kebakaran mudah diakses. Jarak lokasi juga tidak terlalu jauh dari kantornya.

"Kami mendapat informasi dari warga dan segera meluncur ke lokasi. Kalau terlambat sedikit saja, api akan susah dipadamkan dan bisa menjalar," katanya.

Hardi mengimbau warga Kudus agar berhati-hati. Kebakaran memang kerap terjadi pada musim kemarau. Apabila terjadi kebakaran, warga harus segera melapor kepada petugas pemadam kebakaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau