Marchisio: Italia Bisa Belajar dari Juventus

Kompas.com - 05/06/2012, 04:49 WIB

ROMA, KOMPAS.com — Juventus menjuarai Serie A 2011-2012 dengan rekor tak terkalahkan. Itu adalah gelar pertama mereka sejak promosi ke Serie A pada tahun 2007.

Pencapaian itu mengejutkan banyak orang. Selain karena tidak didukung pemain luar biasa dan pelatih berpengalaman, Juventus juga sempat mengalami inkonsistensi meraih tiga angka.

Menurut Claudio Marchisio, kasus Juventus itu tidak jauh berbeda dengan yang dialami Italia. Pada laga persahabatan terakhir sebelum putaran final Piala Eropa, Italia menyerah 0-3 kepada Rusia, 1 Juni lalu.

Gol-gol itu tidak terjadi semata-mata karena kemampuan Rusia, tetapi karena kesalahan lini belakang Italia. Mengingat di Piala Eropa nanti Italia berada satu grup dengan Spanyol, Irlandia, dan Kroasia, sejumlah kalangan pun menilai Italia tak bisa melangkah jauh, seperti ketika tersingkir di fase grup Piala Dunia 2010.

"Aku ingin menularkan rasa lapar dan kontinuitas Juventus ke tim nasional. (Juventus) memulai musim tanpa berpikir soal scudetto, bahkan tidak mengatakannya. Namun, kami berhasil meraih mimpi kami," ujar Marchisio.

"Kami akan melihat pakah kami setara dengan mereka (Spanyol). Tentu kami tak boleh takut kepada siapa pun. Kami tak boleh menghadapi Piala Eropa dengan rasa takut akan mengalami hal yang sama seperti di Afrika Selatan."

"Gianluigi Buffon dan Leonardo Bonucci? Mereka tenang dan mereka bisa menularkan sikap positif kepada tim," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau