Harga Minyak Mentah Naik

Kompas.com - 05/06/2012, 07:04 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mentah naik untuk pertama kali dalam kurun waktu lima hari menyusul menguatnya euro terhadap dollar AS.

Hal tersebut didorong kesepakatan pemimpin Eropa yang setuju untuk membicarakan kerja sama perbankan yang lebih erat di zona euro demi mengatasi krisis utang di wilayah itu.

Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengantaran Juli naik 75 sen menjadi 83,98 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange, Senin (4/6/2012) waktu setempat. Ini adalah kenaikan harga yang pertama kali sejak 25 Mei 2012.

Sedangkan, minyak Brent untuk penetapan Juli naik 42 sen, atau 0,4 persen, menjadi 98,85 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe exchange, London.

Kontrak minyak Eropa ini jatuh pertama kali di bawah 100 dollar AS sejak Oktober 2011. Menguatnya euro terhadap dollar AS memberikan sentimen positif terhadap harga minyak mentah.

Mata uang bersama 17 negara Eropa itu menguat menyusul pernyataan Kanselir Jerman, Angela Merkel. Ia menyebutkan, bank-bank yang sistemik mungkin akan membutuhkan pengawasan di level Eropa.

"Kami berbalik arah setelah aksi jual bersejarah minggu lalu," sebut Phil Flynn, analis pasar senior Price Futures Group, di Chicago.

Phil menyebutkan, ada harapan bahwa pembicaraan di Eropa akan menghasilkan sebuah solusi krisis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau