Ekonomi global

Pelambatan Ekonomi AS Mengarah ke Serius

Kompas.com - 05/06/2012, 08:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Sejumlah data menunjukkan telah terjadi pelambatan ekonomi di Amerika Serikat. Pelambatan ini sebagai efek pelambatan mitra utama AS, yakni Uni Eropa, Jepang dan China.

Data pesanan pabrik di bulan April kembali turun di bawah perkiraan. Ini terjadi di dua bulan berturut, mengindikasikan pelemahan sektor manufaktur di AS.

Di luar peralatan transportasi, pesanan turun 1,1 persen dibanding bulan sebelumnya di bulan April. "Penurunan ini mengkonfirmasi perlambatan ekonomi AS yang serius," kata ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, di Jakarta, Selasa (5/6/2012).

Dari Spanyol diperoleh informasi, para bankir di negeri itu mulai gencar meminta bantuan dalam skema Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional, pasca nasionalisasi Bankia bulan lalu. Para bankir meragukan kemampuan pemerintah Spanyol untuk bisa memberikan dana talangan senilai sekitar 75 miliar euro pada bank-bank Spanyol yang mulai kekurangan permodalan.

Total kebutuhan Spanyol baik untuk pemerintah dan rekapitalisasi perbankan diperkirakan bisa mencapai 350 miliar euro. Kondisi di Spanyol yang memburuk ini menjadikan kekhawatiran Spanyol menjadi korban krisis utang di Eropa semakin besar. Eropa memiliki Produk Domestik Brutto lima kali lebih besar dari Yunani.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau