Dua Terduga Pengedar Narkoba Diamankan dari Kalibata City

Kompas.com - 05/06/2012, 21:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat kepolisian dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri melakukan penggerebekan di Apartemen Kalibata City, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2012).

Dalam operasi tersebut, aparat berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai pengedar narkotika. "Mereka orang sindikat internasional, sudah diamati sebulan," kata Komisaris Besar Siswandi, Kasudit II/Psikotropika di lokasi penggerebekan, Selasa (5/6/2012).

Kedua orang yang diamankan, masing-masing ML, warga negara Malaysia, dan AY, WNI. Keduanya ditangkap saat sedang menunggui narkoba jenis sabu-sabu di kamar G.03CS, Tower Gaharu Lantai 3, Kalibata City.

Menurut petugas sekuriti setempat, aparat terlihat memasuki gedung pada pukul 18.23 WIB. "Kami sebenarnya sekampung, sama-sama dari Gandapura, Aceh Utara. Tapi, dia udah lama di Malaysia," terang AY.

Bersama mereka, polisi mengamankan 10 bungkus kantong plastik sabu-sabu. Menurut terduga, total berat barang haram tersebut adalah 5 kilogram.

Hingga kini kedua terduga belum diamankan ke Mabes Polri karena pihak kepolisian masih melakukan pengecekan barang bukti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau