JAKARTA, KOMPAS.com - Sentimen positif dan negatif dalam tempo sangat cepat bergantian mewarnai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. Investor disarankan untuk menggunakan strategi jual-beli jangka pendek.
Pada perdagangan Senin (5/6/2012) IHSG ditutup naik 63 poin (+1,73 persen) ke level 3.717,87 dengan jumlah transaksi sebanyak 15,29 juta lot atau setara Rp 3,29 triliun. Hanya sektor konsumer yang tercatat turun tipis 0,05 persen. Asing tercatat masih melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp 444.49 miliar dengan saham yang paling banyak dijual antara lain BBRI, UNTR, PTBA, ITMG dan BUMI.
Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,475 per Dollar AS. Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, IHSG mengalami pembalikan arah teknikal setelah sebelumnya mengalami open gap Down yang cukup dalam. Namun pembalikan arah itu juga kurang bertenaga karena belum mampu menutup di atas level 3.730.
Secara candle, IHSG kemarin membentuk morning star, akan confirm reversal jika candle confirmasi adalah bullish engulfing disertai dengan peningkatan volume. Namun jika candle yang terjadi adalah bearish engulfing disertai dengan peningkatan volume juga maka juga akan membentuk pola candle bearish downside tasuki gap yang berarti akan ada pelanjutan penurunan hingga tes area 3635 kembali.
Pada perdagangan Rabu (6/6/2012) ini IHSG akan berada di area 3.635-3.789 sebagai ruang geraknya. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah LPCK,AISA,ANTM, GZCO, dan RALS dengan melakukan teknik bottom fishing trading pendek dan selalu menjaga dengan ketat support dan resistennya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang