Pasar modal

IHSG Volatil, Pakai Strategi Trading Jangka Pendek

Kompas.com - 06/06/2012, 08:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sentimen positif dan negatif dalam tempo sangat cepat bergantian mewarnai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. Investor disarankan untuk menggunakan strategi jual-beli jangka pendek.

Pada perdagangan Senin (5/6/2012) IHSG ditutup naik 63 poin (+1,73 persen) ke level  3.717,87 dengan jumlah transaksi sebanyak 15,29 juta lot atau setara Rp 3,29 triliun. Hanya sektor konsumer yang tercatat turun tipis 0,05 persen. Asing tercatat masih melakukan net sell  di pasar regular sebesar Rp 444.49 miliar dengan saham yang paling banyak dijual antara lain BBRI, UNTR, PTBA, ITMG dan BUMI.

Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,475 per Dollar AS. Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, IHSG mengalami pembalikan arah teknikal setelah sebelumnya mengalami open gap Down yang cukup dalam. Namun pembalikan arah itu juga kurang bertenaga karena belum mampu menutup di atas level 3.730.

Secara candle, IHSG kemarin membentuk morning star, akan confirm reversal jika candle confirmasi adalah bullish engulfing disertai dengan peningkatan volume. Namun jika candle yang terjadi adalah bearish engulfing disertai dengan peningkatan volume juga maka juga akan membentuk pola candle bearish downside tasuki gap yang berarti akan ada pelanjutan penurunan hingga tes area 3635 kembali.

Pada perdagangan Rabu (6/6/2012) ini IHSG akan berada di area  3.635-3.789 sebagai ruang geraknya. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah LPCK,AISA,ANTM, GZCO, dan RALS dengan melakukan teknik bottom fishing trading pendek dan selalu menjaga dengan ketat support dan resistennya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau