Uang Duka, Berapa Besar Pantasnya?

Kompas.com - 06/06/2012, 14:21 WIB

T:
Bila ada salah seorang karyawan yang mengalami musibah atau kematian, di kantor kami biasanya diedarkan kantong sumbangan. Mengingat seringkali karyawan tersebut tidak kami kenal, sepantasnya berapa besar sih uang sumbangan duka yang harus kami berikan? (Safira, Bandung)

J:
Sumbangan untuk uang duka, angpao pernikahan, dan saweran kado adalah beberapa kegiatan yang biasa dilakukan oleh kita sebagai warga Budaya Timur. Apabila kita tidak punya pos khusus yang dialokasikan untuk jenis pengeluaran ini, maka dampaknya adalah ketidakaturan dalam disiplin anggaran.

Saya seringkali menggunakan jumlah acuan normal sebagai berikut;
ï    Sumbangan duka: Rp 50.000-100.000
ï    Angpao pernikahan: Rp 200,000-350.000
ï    Saweran kado: Rp 50.000-150.000

Jumlah nilainya tentu saja fleksibel tergantung bagaimana kedekatan Anda dengan pihak yang diberikan. Namun, acuan tersebut dapat digunakan sebagai jumlah minimal.

Alokasi pengeluaran ini harus diambil dari Pos Pengeluaran Sosial. Dari penghasilan bulanan yang kita terima, usahakan untuk  mengalokasikanantara 2,5 - 5 persen untuk pos sosial. Semoga saran saya bermanfaat. Live a Beautiful Life!

ZAPtion!
1.    Membuat rekening khusus untuk pos sosial. Rekening ini harus berbentuk tabungan, sehingga memudahkan Anda saat  perlumenarik dana.
2.    Sisihkan antara 2,5 - 5 persen dari gaji bulanan dengan metode debit otomatis. Apabila Anda tidak membuatnya  otomatis, sayajamin pos sosial ini akan nol terus saldonya.
3.    Jujur pada diri sendiri. Apabila dana yang tersedia untuk kegiatan sosial tidak mencukupi, Anda masih boleh untuk menarik dana dari pos pengeluaran pribadi. Namun, artinya Anda harus sadar bahwa belanja pribadi bulan ini harus berkurang. Dan Anda dilarang untuk mengambil anggaran dari pos dana  pendidikan anak.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau