Ponsel Nokia "41 MP" Mulai Dipasarkan di Indonesia

Kompas.com - 06/06/2012, 15:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ponsel Nokia 808 Pureview yang sempat menggembarkan kalangan fotografi dengan sensor optik sebesar 41 megapixel siap dipasarkan di Indonesia.

Ponsel yang pertama kali diperkenalkan pada ajang World Mobile Congress 2012 pada Februari ini dapat dipesan pada tanggal 6 - 8 Juni 2012 di pameran Indonesia Cellular Show (ICS) 2012. Pameran tahunan telekomunikasi terbesar tersebut digelar di Jakarta Convention Center.

Khusus untuk pre-order ini, Nokia 808 Pureview akan dibanderol sebesar Rp 6.500.000. Pihak Nokia Indonesia menyebutkan pada paket penjualan Nokia 808 Pureview perdana ini akan disertakan Tripod dan kabel HDMI secara gratis.

Jumlah unit yang bisa dipesan pada penjualan perdana ini disebut sangat berbatas. Meski, Nokia Indonesia tak menyebutkan jumlah unit yang disediakan untuk pre-order ini.

Nokia 808 PureView yang berbasis Symbian Nokia Belle dilengkapi kamera 41 megapiksel dengan optik Carl Zeiss dan teknologi oversampling piksel baru.

Dengan resolusi standar (5 hingga 8 megapiksel), kamera ini mampu melakukan zoom dan menangkap 7 piksel informasi, menjadi satu piksel untuk hasil foto yang tajam.

Sedangkan pada resolusi tinggi (38 megapiksel), kamera ini mampu menangkap gambar, melakukan zoom, reframe, crop, dan resize, dengan mengekspos rincian yang sebelumnya tidak terlihat.  

Nokia 808 PureView juga dilengkapi full HD 1080p video recording dan playback dengan 4 kali lossless zoom.

Untuk "jeroan"-nya, Nokia 808 PureView diperkuat dengan single prosesor 1,3GHz, RAM 512MB, memori internal 16GB, layar 4 inci rasio 16:9 nHD dengan resolusi 640 x 360 piksel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau