Trianingsih Masih Punya Kesempatan Tampil di Olimpiade

Kompas.com - 07/06/2012, 17:01 WIB

SEMARANG, Kompas.com - Pelari nasional asal Jawa Tengah Trianingsih masih memiliki kesempatan tampil pada Olimpiade London Inggris, 27 Juli hingga 12 Agustus 2012, untuk nomor lari maraton (42,195 kilometer).

Pelatih pelatnas cabang olahraga atletik Pikaoli ketika dihubungi dari Semarang, Kamis (7/6/2012), mengatakan memang sudah tidak ada event atletik lagi menjelang berlangsungnya Olimpiade mendatang. Tetapi, semuanya tergantung pada induk organisasi olahraga atletik di Tanah Air ini (PB PASI).

"Saya dengar ada tiga atlet yang diproyeksikan tampil di Olimpiade yaitu Dedeh Erawati (lari gawang), Maria Londa (lompat jangkit), dan Trianingsih (maraton)," kata pelatih yang sukses mengantarkan pelari Jateng Agus Prayogo meraih dua medali emas SEA Games 2011.

Ia menyebutkan, catatan waktu terbaik Trianingsih untuk lari maraton adalah dua jam 31 menit yang dicapai saat menempati peringkat keempat Asian Games 2010, sedangkan limit waktu Olimpiade adalah dua jam 43 menit.

"Saat tampil pada lomba maraton di Bali beberapa waktu lalu, Trianingsih yang turun pada half maraton (21 kilometer) meraih catatan waktu satu jam 18 menit. Saya kira dalam jangka dua bulan ini, Trianingsih bisa mencapai catatan waktu di bawah dua jam 43 menit," katanya.

Ketika ditanya hasil yang dicapai Trianingsih pada kejuaraan atletik Taiwan Open beberapa waktu lalu, dia mengatakan, Trianingsih yang turun pada nomor lari 5.000 meter mencapai garis finis dengan catatan waktu 16,33 menit.

"Saat itu Trianingsih baru masuk tahapan persiapan umum sehingga beban latihannya cukup berat. Tetapi memang Trianingsih tidak kita fokuskan pada lari 5.000 meter tetapi hanya pada nomor maraton," katanya.

Sementara itu untuk pelari pelatnas asal Jateng lainnya, Agus Prayogo, dia mengatakan sangat berat bagi Agus untuk bersaing di Olimpiade mendatang. "Saya kira untuk Agus Prayogo tidak dululah," katanya.

Pada saat tampil di Taiwan Open, catatan waktu Agus yang turun pada nomor lari 5.000 meter adalah 14,40 menit. "Saat itu kondisi Agus Prayogo tidak baik akibat perubahann cuaca dari dingin ke panas," katanya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau