JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah kebakaran hebat terjadi di Jalan Pecanran Bawah RT 04 RW 02, Rawa Barat, Jakarta Selatan, Jumat (8/6/2012) sekitar pukul 02.00 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan rumah H Sidik (82).
"Korban tewas ada tiga orang. Mereka adalah LZ (33, perempuan), MI (7, laki-laki), dan SN (4, perempuan). Mereka berada di satu rumah saat kejadian," kata Kanitreskrim Polsek Kebayoran Baru Ajun Komisaris Andre Librian di Jakarta, Jumat (8/6/2012).
Lita Zahara (LZ), menantu H Sidik, ikut menjadi korban. Bahkan dua orang cucunya yang masih kecil anak dari Lita Zahara, yaitu Muhamad Makdum Ibrahim (9) dan Syarifah Nur (3), juga mengalami nasib sama dengan ibunya.
Andre Librian menjelaskan, para korban diperkirakan sedang tidur ketika kobaran api menghanguskan rumah mereka. Ketiganya baru bisa dibawa ke rumah sakit setelah api berhasil dipadamkan.
"Korban di RSCM saat ini bersama keluarganya yang lain," ucap Andre Librian.
Pihaknya belum dapat memastikan penyebab munculnya api. Yang pasti, ada beberapa hambatan yang belum memungkinkan pihak pemadam kebakaran bergerak cepat. Ia antara lain menyebutkan, kondisi gelap menjadi salah satu kesulitan ketika kejadian. Apalagi, kejadian berlangsung di lokasi padat penduduk.
"Semalam sudah diberi garis polisi. Siang ini kami akan cek lokasi lagi dan meminta keterangan dari warga sekitar," ujar Andre.
Sementara itu E Nasution, tetangga H Sidik mengatakan, api berasal dari atas. "Ada kamar di atas dari kayu, jadi dengan cepat api merambat," kata E Nasution kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Jumat.
Dari penuturan Nasution, salah seorang cucu H Sidik sempat lari keluar, tetapi pintu depan ditutup. Akhirnya, cucu tersebut lari ke kamar mandi. Ternyata api juga sudah membesar, akibatnya tidak bisa menyelamatkan diri dan tewas di tempat.
Tuti Alawiyah, anak H Sidik yang selamat dari kejadian, mengatakan, sekitar pukul 02.20 WIB, saat dia membuka pintu, api sudah menggulung. Hanya terpusat di dekat tangga.
"Saya langsung membangunkan orangtua saya. Pada saat orangtua saya mau menolong ke lantai atas, api semakin dekat. Kami pun lari menyelamatkan diri," katanya.
Sementara itu, suami Lita Zahara, Ahmad Baihaqi, tidak sedang berada di tempat pada saat kejadian. Saat kejadian, Baihaqi sedang bekerja shift malam.
Petugas pemadam kebakaran datang sekitar pukul tiga lebih. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 3.30 WIB dengan bantuan pemadam kebakaran dan warga setempat.
Hingga Jumat siang belum diketahui secara pasti kerugian dan penyebab dari kebakaran tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang