Dprd jateng bentuk panitia kerja

Prihatin, Dana Bansos Diselewengkan

Kompas.com - 08/06/2012, 11:25 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com — Sejumlah anggota DPRD Jawa Tengah kini mempertimbangkan pembentukan panitia kerja guna menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan atas audit bantuan sosial kemasyarakatan APBD Jateng 2011.

Hasil audit BPK belum lama ini menemukan, terdapat Rp 26,8 miliar dana bantuan sosial yang dikucurkan lewat pemerintah provinsi tidak dapat dipertanggungjawabkan. "Sebagian bahkan diterima oleh lembaga atau penerima yang fiktif," kata Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Jateng Alfasadun, Jumat (8/6/2012) di Semarang, Jawa Tengah.

Alfasadun mengatakan, pembentukan panitia kerja (panja) merupakan bentuk keprihatinan kalangan DPRD. Dari dana bantuan sosial (bansos) hampir 80 persen pencairannya lewat pejabat eksekutif. Dana bansos yang lewat kalangan anggota DPRD sekitar 20 persen, tentu saja mudah untuk dilacak.

Penyelewengan dana bansos ini mencuat tidak hanya setelah pihak BPK Perwakilan Jateng melakukan audit. Kasus ini muncul setelah pihak Kejaksaan Tinggi Jateng melalui Kejaksaan Negeri Magelang juga menahan Wakil Ketua Bidang Anggaran DPRD Jateng M Riza Kurnawan.

Kasus ini tampaknya makin bergulir setelah pihak tim Komisi Pemberantasan Korupsi juga memeriksa Kepala Biro Keuangan Setda Jateng Agus Suranto akhir Mei 2012.

Dari Setda Provinsi Jateng diperoleh keterangan, dana bansos untuk kemasyarakat pada APBD Jawa Tengah 2012 nilainya mencapai Rp 384 miliar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau