SEMARANG, KOMPAS.com- Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, Jumat (8/6/2012), mengaku gerah dengan pemberitaan soal jalan tol Semarang-Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. "Media lokal banyak menulis soal tol, mulai dari jembatan retak sampai ada intimidasi pemilik tanah yang tidak mau melepas lahannya. Ada yang tidak suka saya," kata Gubernur Bibit Waluyo pada wartawan usai melantik Ketua Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah di Gradhika Bhakti Pradja, Semarang.
Bibit Waluyo yang juga mantan Pangkostrad itu beranggapan, media sekarang hanya mencari sensasi. Dengan menyajikan berita-berita yang tidak bermutu. Gubernur menilai, pemberitaan miring terhadap proses pembangunan tol tersebut sebagai upaya untuk menyerang dan memojokkan dirinya.
Dalam proyek jalan tol, menurut dia, tak ada intimidasi yang dilakukan oknum kepada warga terkena proyek (WTP) tol di Lemah Ireng, Bawen. Menurut Bibit pemberitaan soal intimidasi itu tidak benar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang