Jakarta 1

Kekayaan Didik J Rachbini Rp 7,79 Miliar

Kompas.com - 08/06/2012, 17:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim verifikasi kekayaan dari KPK telah menyelesaikan perhitungan kekayaan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Didik Junaidi Rachbini. Berdasarkan perhitungan tim LHKPN KPK, total kekayaan Didik sebesar Rp 7,79 miliar dan  8.300 dollar AS.

"Mungkin yang terkecil di antara para calon ya," kata Didik Rachbini seusai kegiatan KPK di kediamannya, Perumahan Pesona, Depok, Jawa Barat, Jumat (8/6/2012).

Jumlah tersebut terkoreksi dari perhitungan LHKPN terakhir atas kekayaan Didik, yaitu tahun 2006. Pada enam tahun lalu total kekayaan Didik sebesar Rp 4,4 miliar. Nilai kekayaan Didik, dalam data KPK, terdiri atas komponen Harta Tak Bergerak senilai Rp 3,783.203.200,00 dan Harta Bergerak senilai Rp 444.250.000.

"Dari surat berharga kecil saja, cuma Rp 20 juta," kata Didik.

Sedangkan tabungan giro dan deposito atas nama Didik Rachbini bernilai total Rp 3,5 miliar. Honda Jazz, BMW, Honda CR-V Sumbangan Harta Tak Bergerak berasal dari tiga unit rumah dan satu unit apartemen.

"Harta bergeraknya dari satu mobil Honda Jazz dan satu mobil BMW tua. Mobil yang saya pakai sehari-hari (Honda CR-V) itu mobil kantor," katanya.

Didik mengungkapkan, total penghasilannya dalam setahun senilai Rp 570 juta. Pendapatan tersebut berasal dari pekerjaannya sebagai pengajar dan guru besar di sejumlah perguruan tinggi, pendapatan sebagai anggota DPR, dan statusnya sebagai komisaris di sebuah perusahaan media.

"Ada juga dari sewa rumah (di samping rumah saat ini). Kalau rumah yang di Jakarta tetap saya pakai untuk beristirahat kalau capek," kata Didik.

Tim KPK tiba di kediaman Didik di Perumahan Pesona Depok Blok AZ No.4, Mekarsari sekitar pukul 8:00. Tim LHKPN itu berjumlah tiga orang dan dipimpin oleh Najib Wahitno. Kegiatan verifikasi dilakukan mulai pukul 9.00 WIB dan berlangsung selama sekitar dua setengah jam hingga pukul 11.30 WIB.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau