Inggris Sejenak Menyepi di Birkenau

Kompas.com - 09/06/2012, 05:14 WIB

KRAKOW, KOMPAS.com — Timnas Inggris melakukan kunjungan singkat ke bekas kamp Nazi di Auschwitz-Birkenau, Jumat (8/6/2012). Refleksi jelang partai berat melawan Perancis, Senin (11/6/2012).

Rombongan Inggris dipimpin sendiri oleh Pelatih Roy Hodgson dan Ketua Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) David Bernstein. "The Three Lions" harus mengarungi perjalanan darat sejauh 62 kilometer dari markas tim di Krakow.

Hodgson dan Bernstein juga menyalakan lilin sebagai penghormatan terhadap korban pembantaian Nazi.

"Anda tak akan paham mengapa itu menjadi sangat sistematis, biadab. Ya, itulah tugas. Sungguh berat melihat sekeliling tempat ini," ungkap Hogdson.

Sekitar 1,1 sampai 1,5 juta diperkirakan tewas dalam pembantaian Nazi di Auschwitz, Polandia, selama Perang Dunia II. Jutaan korban itu dibunuh dalam kamar gas beracun, ditembak, atau dibiarkan mati kelaparan dan terkena penyakit menular.

"Nazi sangat pandai. Mereka memberikan Anda harapan. Mereka telah memikirkan segalanya," ucap Avram Grant. Eks pelatih Chelsea itu menemani kunjungan Inggris. Grant adalah seorang Yahudi yang keluarganya turut menjadi korban pembantaian di Auschwitz.

"Penting untuk berkunjung ke sini. Orang akan melihat mereka (tim Inggris) datang ke sini dan akan mengikuti," sebut Grant yang dilansir AP.

Tak kurang bek Joleon Lescott memberikan kesannya.

"Anda melihat semuanya dalam film dan belajar ini semua dari musik, tetapi belajar arti kata kekerasan yang sebenarnya adalah dengan berkunjung ke tempat ini. Semua memilih pergi ke Auschwitz. Ini pengalaman pertama saya," ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau