Pradiabetes, 21 Persen Berisiko Kena Stroke

Kompas.com - 09/06/2012, 09:44 WIB

KOMPAS.com — Orang dengan pradiabetes mungkin menghadapi risiko lebih besar mengalami stroke di kemudian hari. Demikian hasil temuan para ilmuwan di University of California. Pradiabetes adalah kondisi di mana kadar gula darah melampaui batas normal, tetapi belum mencapai batas diagnosis diabetes.

Peneliti memperingatkan bahwa situasi ini dapat menggambarkan masalah kesehatan dalam skala besar, dengan kondisi pradiabetes telah mempengaruhi hampir 79 juta orang di Amerika Serikat. Studi ini dipublikasikan secara online pada 7 Juni 2012 dalam British Medical Journal (BMJ).

Dalam kajiannya, peneliti menganalisis 15 penelitian sebelumnya yang melibatkan lebih dari 760.000 orang. Para peneliti menemukan bahwa orang dengan pradiabetes memiliki risiko 21 persen lebih tinggi terkena stroke.

Pradiabetes didefinisikan bila kadar gula darah (atau glukosa darah) berada pada tingkat 110 hingga 125 miligram per desiliter (mg/dl). Untuk batas terbawah, para peneliti menemukan tidak ada peningkatan risiko stroke.

Peneliti berpendapat mungkin ada ambang batas dan bahwa risiko stroke dapat meningkat ketika tingkat gula darah di atas 110 mg/dl. Mereka mencatat bahwa kualitas dari bukti temuan cukup variabel dan bahwa faktor lain juga dapat ikut bermain.

Mereka menyimpulkan, orang dengan pradiabetes atau kadar gula puasa 110-125 mg/dl memiliki risiko stroke lebih tinggi di kemudian hari dan bahwa orang dengan kondisi ini harus menjaga berat badan mereka dan mengadopsi gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko.

Dalam editorial jurnal yang menyertainya, Jonathan Treadwell, peneliti senior di ECRI Institute, mengatakan, para peneliti menggunakan klasifikasi sederhana dari pradiabetes, dan tidak mungkin untuk mengetahui ruang lingkup yang tepat dari hubungan potensial antara pradiabetes dan stroke.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau