JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengharapkan festival-festival yang berkembang di Jakarta dapat dikenal di dunia internasional. Salah satunya adalah Festival Palang Pintu yang sudah tujuh kali berturut-turut digelar di kawasan Kemang.
"Harapannya bisa go international. Tapi ciri khasnya tetap harus dijaga, jangan sampai hilang," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, ketika dijumpai seusai memberikan sambutan pada Festival Palang Pintu VII di Kemang, Jakarta, Sabtu (9/6/2012).
Ia mengungkapkan bahwa saat ini Festival Palang Pintu sendiri cukup dikenal oleh para ekspatriat yang tinggal di Jakarta. Terbukti banyak warga negara asing yang menyempatkan diri untuk menikmati budaya dan kuliner Betawi di Festival Palang Pintu ini.
"Tadi dapat dilihat sendiri kan, ada orang Norway. Norway itu mana hayo? Bukan deket Cibinong lho," canda Foke.
Kendati demikian, ia menegaskan Festival Palang Pintu ini tetap harus diselenggarakan dengan menjaga ciri khas warga Kemang, mengingat terkadang suatu festival akan mengubah cirinya hanya karena dikenal dunia internasional.
"Saya ingin festival ini punya ciri orang Kemang. Jangan go international terus ciri khasnya jadi ilang. Jangan sampe palang pintu pantunnya pake bahasa Inggris," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang