Jalan Thamrin Sempat Jadi Lautan Warga

Kompas.com - 10/06/2012, 18:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Thamrin di wilayah Jakarta Pusat biasanya dipadati oleh kendaraan roda dua dan roda empat. Namun, berbeda dengan Minggu (10/6/2012) sore tadi.

Ribuan warga DKI memadati jalan tersebut. Mereka membentuk barisan memanjang dari arah pertigaan Jalan Kebon Sirih hingga ke Bundaran HI. Barisan itu sengaja dibuat lorong kecil untuk tempat jalannya mobil-mobil pawai Jakarnaval.

Setelah sebagian dari mereka menyaksikan atraksi budaya Indonesia, kali ini warga DKI disuguhkan iring-iringan mobil pawai yang dihiasi dengan berbagai macam bunga. Pawai mobil ini terdiri dari beberapa institusi seperti mobil TNI, mobil balaikota, pemadam kebakaran, dinas sosial, dinas pendidikan dan beberapa institusi pemerintah lainnya.

Di atas mobil-mobil tersebut, tampak beberapa penari dengan pakaian adat dari DKI Jakarta. Mereka meliuk-liukkan badan dan menari seiring lagu-lagu betawi yang dilantunkan lewat pengeras suara.

Beberapa mobil juga dihias dengan bentuk-bentuk hewan seperti lumba-luma, burung hantu maupun keong dan monyet. Warga pun kian antusias menyaksikan pawai ini.

Mereka berlomba-lomba memotret maupun berpose di antara pawai mobil itu. Mereka pun mengikuti arak-arakan mobil yang rencananya akan berhenti di Bundaran HI Jakarta Pusat.

Konsentrasi massa paling banyak terkumpul di arah Thamrin menuju Balai Kota Jakarta, sebelum Monas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau