Pencipta Android Bantah Akan Tinggalkan Google

Kompas.com - 11/06/2012, 11:51 WIB

KOMPAS.com — Pencipta sistem operasi Android, Andy Rubin, dikabarkan akan segera meninggalkan Google dan melepaskan jabatannya sebagai Kepala Unit Android Google.

Namun, berita itu langsung dibantah oleh yang bersangkutan. Andy Rubin mengeluarkan pernyataan lewat akun Google+ miliknya yang berisi bantahan atas kabar tersebut, Minggu (10/6/2012).

Rubin adalah pendiri Android Inc, perusahaan pembuat sistem operasi Android yang dibeli Google pada 2005 lalu. Saat ini sistem operasi tersebut telah menjelma menjadi platform mobile paling populer dengan pangsa pasar global lebih dari 60 persen, menurut firma penelitian International Data Research.

Sebelumnya, Rubin sempat dikira akan "pindah kapal" ke sebuah perusahaan startup kecil bernama CloudCar. Dalam tanggapannya, Rubin mengatakan, "CloudCar itu teman-teman saya, yang saya beri ruang kantor gratis di inkubator saya di Los Altos."

CloudCar berbagi ruang kantor tersebut dengan perusahaan lain bernama Revel Touch. "Saya tidak berniat untuk pindah ke salah satu perusahaan itu. Saya juga tak berpikir untuk meninggalkan Google," tulis Rubin.

Lewat akun Twitter miliknya, Rubin juga menyebutkan bahwa terdapat 900.000 perangkat Android yang diaktifkan setiap hari, naik dari tahun lalu yang mencatat angka 700.000 perangkat per hari.


 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau