Kuota SNMPTN 2012 Ditambah 10 Persen

Kompas.com - 11/06/2012, 18:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuota Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini naik sekitar 10 persen. Hal itu diungkapkan Ketua Panitia SNMPTN 2012, Akhmaloka pada jumpa pers SNMPTN di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Jakarta, Senin (11/6/2012).

Dia mengatakan, alasan penambahan kuota itu secara langsung dilontarkan pertama kali oleh Mendikbud, Mohammad Nuh. Alasannya untuk memperluas kesempatan bagi para calon mahasiswa. "Kami pernah mendiskusikan itu, antara majelis rektor PTN dengan pihak kementerian. Dan keputusannya tahun ini akan kita tambah sekitar 10 persen," kata Akhmaloka.

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menjelaskan, selain memperluas kesempatan alasan lain yang melatarbelakangi ditambahnya kuota tersebut adalah lantaran jumlah pendaftar SNMPTN yang meningkat sekitar 14 persen.

Tahun lalu, pendaftar SNMPTN mencapai 540.593. Dari jumlah tersebut, panitia SNMPTN hanya membatasi kuota sebesar 164.261 mahasiswa yang dibagi untuk jalur undangan 54.112, dan jalur ujian tertulis 110.149 mahasiswa. Sedangkan untuk tahun ini, pendaftar SNMPTN meningkat menjadi 618.804 peserta. Dengan begitu daya tampungnya juga ditambah menjadi 164.697 mahasiswa. "Kenaikan 10 persen itu hanya kisaran, bisa lebih bisa juga kurang," ucapnya.

Sementera itu, ditemui di lokasi yang sama, Mendikbud, Mohammad Nuh mengimbau agar seluruh PTN mengoptimalkan sarana dan prasarana yang dimilikinya. Hal itu berkaitan dengan kebijakan menambah kuota SNMPTN pada tahun ini. "Saya pikir bisa, karena kuliah kan berbeda dengan sekolah. Penggunaan sarana dan prasarana bisa diatur agar optimal," tegas Nuh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau