Taufik: Saya Tak Mampu Samai Gade

Kompas.com - 11/06/2012, 23:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebulutangkis tunggal putra Taufik Hidayat, kagum dengan karier pemain Denmark Peter Gade. Meski usia Gade sudah 36 tahun, pemain ini mampu bercokol di papan atas dunia lebih dari satu dekade.

"Saya sendiri tidak akan mampu menyamai Peter Gade. Saya sudah 30 tahun, dan sepertinya tidak akan lama lagi bertahan," kata Taufik, seusai latihan bersama tim Indonesia di Istora Senayan Jakarta, Senin (11/6/2012).

Taufik menyampaikan hal itu, ketika ditanya apakah memungkinkan jika dia mengikuti jejak Peter Gade. "Untuk seperti Gade, harus banyak pengorbanan. Dia pasti berlatih dengan tekun. Disiplin membagi waktu dan profesional," jelas Taufik.

Ditambahkan, Gade tumbuh dan besar di lingkungan yang jauh lebih baik dibanding dirinya. "Dari kecil, makanannya dan gizinya saja sudah berbeda. Dia mungkin makan roti, keju dan daging. Sementara saya, waktu kecil cuma makan ubi atau singkong," tambah Taufik.

Lingkungan tempat tinggal Gade pun, lanjut Taufik juga berbeda. "Dia hidup di lingkungan dengan kualitas udara yang bersih. Sementara saya, banyak polusi. Hal-hal ini ikut mempengaruhi," ujar Taufik.

Sepanjang kariernya, Gade sudah menjuarai beberapa turnamen bergengsi seperti All England, turnamen yang belum pernah dijuarai Taufik Hidayat. Namun Taufik juga punya keunggulan dibandingkan dengan Gade. Pemain klub SGS Bandung ini meraih medali emas olimpiade, yang direbutnya di Athena, Yunani.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau