Inggris Pernah Memimpin Atas Perancis

Kompas.com - 12/06/2012, 00:32 WIB

DONETSK, KOMPAS.com - Inggris pernah memimpin atas Perancis pada Euro 2004. Dan, apa yang terjadi?

* Alex Oxlade-Chamberlain adalah pemain termuda kedua Inggris dalam putaran final Euro dalam usia 18 tahun 301 hari. Yang pertama adalah Wayne Rooney (18 tahun 233 hari).

* Ratu Elizabeth II (Inggris) adalah pemangku jabatan terlama di Erop, sementara Presiden Francois Hollande (Perancis) baru menjabat sebulan.

* Perancis dan Inggris dihubungkan dengan terowongan --Channel Tunnel-- sejak 1994. Dalam enam dual, Inggris menang sekali dan Perancis empat partai.

* Di Premier League terdapat 29 pemain Perancis, sementara di Ligue 1 hanya ada satu, Joe Cole.

* Inggris tak pernah menang dalam tujuh partai pembuka Euro, empat di antaranya berakhir dengan kekalahan. Perancis tak terkalahkan dalam empat partai pembukanya sejak 1960.

* Gol Joleon Lescott melanjutkan raihan gol Inggris sebelumnya yang juga dicetak seorang bek, Matthew Upson saat melawan Jerman di Piala Dunia 2010. Uniknya, kedua pemain itu mengenakan kostum bernomor 15.

* Inggris pernah memimpin atas Perancis dalam Euro 2004. Namun, dua gol Zinedine Zidane pada injury time membuat "The Three Lions" kalah 1-2.

* Samir Nasri mencetak gol ke gawang rekan seklubnya Joe Hart. Pada Piala Dunia 2006 Zidane juga pernah mencetak gol ke gawang rekan seklubnya Iker Casillas.

* Nasri adalah pemain pertama yang mencetak gol ke gawang kiper seklub setelah kreasi Wesley Sneijder (Belanda) mengoyak jala kawan seklubnya Julio Cesar (Brasil) pada Piala Dunia 2010.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau