Ringgo Agus Rahman: Saya Pria Normal Banget

Kompas.com - 12/06/2012, 06:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah putus dari aktris Revalina S Temat, aktor Ringgo Agus Rahman mengaku masih hidup sendiri alias menjomblo. Ia pun mengaku ingin mengakhiri statusnya itu jika kelak menemukan sosok wanita yang ideal dan mau menjadi teman hidupnya.

"Siapa yang enggak ingin mencari istri. Saya pria normal banget. Ingin cari istri, ya jelas. Saya lajang yang mencari pendamping yang luar biasa," katanya saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin (11/6/2012).

Tapi ia tak tergesa-gesa dalam menentukan calon pasangan hidup. Masalah kriteria Ringgo juga tak mematok harus memiliki pendamping dengan fisik yang cantik dan aduhai. "Enggak ada kriteria apa-apa. Yang suka sama saya susah banget. Akan bersyukur yang mana saja (jodohnya)," ujarnya.

"Sedapetnya aja deh. Mau bentuknya (fisiknya) bagaimana, asal perempuan mau deh. Ada yang mau aja saya bersyukur," katanya lagi dengan canda.

Bukan berarti pula ia tak dekat dengan seorang wanita. Pria yang kerap tampil jenaka ini hanya tak mau memberitahukan ke publik sebelum wanita tersebut resmi menjadi istrinya. "Bukan ada atau enggak ada, beberapa kali punya pengalaman, ada yang tahu siapa pacar saya, ujung-ujungnya enggak ada artinya. Lebih baik bisa menunjukkan 'nih istri saya'," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau