Afganistan

AS Batasi Serangan Udara ke Kawasan Permukiman

Kompas.com - 12/06/2012, 14:13 WIB

KABUL, KOMPAS.com- Koalisi tentara Amerika Serikat di Afganistan, Selasa (12/6/2012), berkomitmen membatasi serangan udara ke kawasan permukiman penduduk. Kebijakan itu muncul menyusul kematian 18 warga sipil dalam serangan pesawat tak berawak pada pekan lalu.

Juru bicara Koalisi Tentara AS Letnan Kolonel Jimmie Cummings, mengatakan, selama ini pesawat pengintai dipersenjatai untuk menyelamatkan tentara yang terjebak dalam suatu pertempuran. "Kami tetap akan meneruskan operasi perlawanan terhadap pemberontak yang bersembunyi di rumah-rumah warga sipil, tetapi tidak dengan mengutamakan serangan udara," kata Cummings.

Meskipun begitu, Cummings menambahkan, komandan pasukan angkatan darat dapat meminta bantuan serangan pesawat apabila posisi benar-benar terdesak dan demi menyelamatkan pasukannya. Namun, dia harus memastikan tidak ada warga sipil yang berada di lokasi atau di permukiman.

Presiden Afganistan Hamid Karzai berang kepada tentara AS atas serangan udara yang menewaskan 18 warga sipil. Dia meminta AS mengkonsultasikan kepada Pemerintah Afganistan jika akan melakukan serangan udara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau