Akses Masyarakat ke Sistem Keuangan Masih Rendah

Kompas.com - 13/06/2012, 13:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Kusumaningtuti S Soetiono, mengatakan, akses masyarakat Indonesia ke sistem keuangan masih rendah. Padahal, kata dia, melalui akses yang luas ke sistem keuangan, perbedaan pendapatan di antara masyarakat bisa diturunkan.

"Menurut data dari Global index yang dikeluarkan Bank Dunia pada tahun 2012 ini, akses ke sistem keuangan di negara berkembang termasuk di Asia Timur dan Asia Selatan, Indonesia termasuk di dalamnya, masih rendah atau di bawah 50 persen dari jumlah penduduk pada usia 15 tahun dan ke atas, serta dari lembaga keuangan berupa bank, credit union, koperasi, kantor pos dan lembaga micro finance," sebut Kusumaningtuti, dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Rabu (13/6/2012).

Kondisi rendahnya akses masyarakat ke sistem keuangan sangat disayangkan. Pasalnya, dengan akses yang luas ke sistem keuangan atau sistem keuangan yang mencakup ke usaha mikro, masyarakat miskin, kaum wanita serta rumah tangga produktif, maka bisa menurunkan perbedaan pendapatan di antara masyarakat.

Luasnya akses tersebut juga bisa mendukung pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, sebagai solusi, Kusumaningtuti menyebutkan perlunya edukasi ke masyarakat luas, khususnya ke sektor usaha non-formal, usaha mikro, hingga masyarakat miskin yang produktif. Tanpa edukasi, masyarakat tersebut akan sulit terjaring ke dalam sistem keuangan.

Masalah rendahnya akses masyarakat ke sistem keuangan, kata dia, akan bertambah parah bila rasa kepercayaan masyarakat tidak terbangun dengan baik terhadap sistem keuangan. "Oleh karena itu, penataan market conduct lembaga jasa keuangan menjadi penting untuk menciptakan pasar yang fair yang kondusif bagi seluruh pihak dalam menggunakan fasilitasi sistem keuangan," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau