Pelayan Bar Hotel yang Ambil Jam Tangan Nadal Seharga Rp 3,5 Miliar

Kompas.com - 13/06/2012, 20:47 WIB

PARIS, KOMPAS.com — Polisi Paris berhasil menemukan jam tangan mewah seharga 300.000 euro (sekitar Rp 3,535 miliar dengan kurs 1 euro: Rp 11.784) milik Rafael Nadal, yang hilang karena dicuri di hotel tempat dia menginap selama perhelatan Grand Slam Perancis Terbuka. Ternyata, barang mewah itu diambil seorang pegawai hotel. Demikian penuturan seorang sumber dari kepolisian, Rabu (13/6/2012).

Peristiwa naas itu terjadi pada Selasa (12/6/2012). Menurut sumber tersebut, polisi langsung melacak orang yang diduga pencuri itu, yang merupakan pelayan bar hotel. Pelacakan menjadi lebih mudah karena ada lencana akses hotel pekerja tersebut yang digunakan hanya untuk mengakses kamar di mana Nadal dan orangtuanya menginap.

Orang yang diduga pencuri itu mengakui bahwa dia masuk ruangan Nadal dan mengambil jam tangan mewah tersebut. Kemudian, tambah sumber yang sama, dia dibawa polisi ke tempat di mana jam tangan mewah itu disimpan, yaitu sepanjang jalur kereta api dekat rumahnya di Essonne, wilayah sebelah selatan Paris.

Seperti yang sudah diberitakan, media Perancis melaporkan bahwa pembuat jam mewah Richard Mille meminjamkan kepada Nadal jam tangan tersebut untuk Perancis Terbuka. Akan tetapi, sehari setelah Nadal sukses mempertahankan gelarnya, dia justru mendapat kabar yang tidak sedap ini.

Nadal baru saja mencatat sejarah sebagai petenis pertama yang tujuh kali menjuarai grand slam lapangan tanah liat ini. Petenis kidal asal Spanyol tersebut meraih kesuksesan itu setelah mengalahkan pemain nomor satu dunia asal Serbia, Novak Djokovic, Senin (11/6/2012). Sebenarnya partai puncak di Roland Garros itu berlangsung pada Minggu (10/6/2012), tetapi duel hanya berlangsung tiga set lantaran hujan mengganggu.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau