Perempuan Butuh Pengakuan akan Kecantikannya?

Kompas.com - 14/06/2012, 18:58 WIB

KOMPAS.com  - Setiap perempuan punya kelebihan, baik dari karakter maupun secara fisik. Namun, sebagian besar perempuan urban usia 18-35 lebih sering dan mudah menyebutkan kekurangan dalam dirinya, dan kesulitan menyebutkan kelebihan terutama dari segi fisik. Dengan kata lain, banyak perempuan yang memandang negatif citra tubuhnya namun dengan mudahnya perempuan bisa melihat secara positif tubuh teman perempuannya.

Inilah yang terungkap dari survei Beauty Understanding 2011 oleh Dove PT Unilever Indonesia Tbk. Survei tersebut melibatkan 1.244 perempuan usia 18-35 di 10 kota di Indonesia.

Menurut survei ini, tujuh dari 10 perempuan tidak merasa cantik. Perempuan cenderung berpikir negatif tentang dirinya dan lebih mudah mengatakan bagian tubuh yang tidak mereka suka. Perempuan juga menyatakan lebih percaya diri kalau semua bagian tubuhnya bagus, penampilan keseluruhan.

Meski begitu, perempuan mudah mengenali kelebihan teman perempuan lainnya, termasuk kelebihan fisik ketimbang dirinya sendiri.

"Perempuan lebih lama menjawab bagian tubuh yang ia suka, namun ia bisa menilai kelebihan perempuan lain dengan mudahnya," jelas Vivi Tri Andari, Technical Management Manager PT Unilever Indonesia saat bincang-bincang di acara Dove Beauty Residence di Ciputra Artcenter Jakarta, Kamis (14/6/2012).

Bisa dikatakan, perempuan membutuhkan pengakuan dan penguatan dari teman perempuan yang telah mengenalnya dengan baik, untuk menunjukkan letak kelebihan dalam dirinya. Sehingga dukungan dari teman perempuan pun menjadi kebutuhan. Terutama untuk mengubah persepsi negatif tentang tubuhnya.

Bagaimana dengan Anda? Mana yang lebih mudah bagi Anda, melihat sisi positif atau negatif diri sendiri? Apakah Anda membutuhkan penguatan dari teman perempuan untuk melihat kelebihan diri sendiri?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau