JAKARTA, KOMPAS.com — Pameran terbesar se-Asia Tenggara, yaitu Jakarta Fair 2012, resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.
Pada penyelenggaraan Jakarta Fair yang ke-45 ini, orang nomor satu di Indonesia ini mengungkapkan bahwa Jakarta Fair tetap menjadi event yang ditunggu.
"Pekan Raya Jakarta ini selalu menjadi perayaan yang ditunggu oleh warga Jakarta dan juga masyarakat Indonesia," kata SBY, saat membuka Jakarta Fair 2012, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (14/6/2012).
Ia juga mengatakan bahwa Jakarta Fair menjadi sebuah obyek kunjungan yang cukup diminati juga oleh wisatawan mancanegara. Karena itu, ia mengaku bangga dengan keberhasilan penyelenggaraan Jakarta Fair yang mampu mencapai target transaksi tiap tahunnya.
Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa Jakarta Fair selalu menjadi ajang promosi yang efektif bagi berbagai produk unggulan dalam negeri. Selain itu, event ini juga menawarkan produk kerajinan dari usaha kecil menengah dan koperasi.
"Jakarta Fair tahun ini memang merupakan pilihan yang tepat serta mampu menjadi harapan untuk meningkatkan perekonomian," ujar SBY.
"Jakarta memang menjadi barometer keberhasilan ekonomi Indonesia. Dengan adanya Jakarta Fair ini, mampu mendorong gairah ekonomi serta menciptakan lapangan pekerjaan," imbuhnya.
Keberhasilan ekonomi Jakarta sendiri, lanjutnya, terlihat dari peningkatan pesat penyelenggaraan Jakarta Fair. Baik dari jumlah peserta, pengunjung, dan nilai transaksi. Bahkan jumlah pengunjung meningkat hampir 10 kali lipat terhitung dari tahun 2005 hingga 2011.
Dengan menekan tombol sirine dan kembang api, SBY resmi membuka Jakarta Fair yang diikuti oleh 2.650 peserta. Pada kesempatan ini, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Ketua Panitia Jakarta Fair ke-45 Hartati Moerdaya ikut mendampingi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang