Dibuka, Posko Pengaduan Ijazah Palsu

Kompas.com - 15/06/2012, 00:01 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur terus mengumpulkan data dan informasi untuk menguak lebih jelas praktik pemalsuan ijazah sarjana yang melibatkan nama beberapa Perguruan Tinggi Swasta di Jawa Timur. Posko pengaduan kasus ijazah palsu, Kamis (14/6/2012), dibuka bagi masyarakat yang merasa dirugikan akibat aksi melanggar hukum itu.

Selain untuk melengkapi data dan informasi, menurut Kasubdit I Ekonomi Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, AKBP Yusep Gunawan, posko juga diharapkan dapat menguak siapa saja jaringan pemalsu ijazah itu. ''Kami akan beri perlindungan hukum khusus bagi pelapor yang merasa dirugikan,'' katanya, Kamis.

Dalam kasus ini, kata dia, terungkap fakta adanya masyarakat yang menjadi korban. Masyarakat sebenarnya ingin mendapatkan ijazah tersebut secara prosedural dengan mengikuti proses belajar mengajar, namun oleh pelaku Sucipto justru dimanipulasi tanpa dikoordinasikan dengan pihak perguruan tinggi yang berkompeten.

''Pelaku membuka kuliah sendiri dengan mendatangkan dosen lepas dan menyewa gedung SMA Cokro di Malang,'' tambahnya.

Selain membuka posko pengaduan di ruang Ditreskrimsus, Subdit Ekonomi Markas Polda Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, masyarakat bisa langsung menghubungi nomer hotline 031-71878481.

Kasus pemalsuan ijazah sarjana terungkap setelah polisi menangkap Sucipto (48), warga Jalan Hasanudin, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Tersangka adalah mantan dosen Universitas Dr Soetomo Surabaya yang dipecat karena kasus jual beli nilai.

Dalam penangkapan tersangka, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa formulir ijazah palsu dari berbagai program sarjana Universitas Merdeka Malang, Universitas Dr Soetomo Surabaya, dan Universitas Darul Ulum Jombang, stempel masing-masing perguruan tinggi swasta dan fakultasnya, peralatan cetak seperti tinta, komputer dan printer, dan beberapa skripsi mahasiswa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau