GDANSK, KOMPAS.com - Gelandang Jerman, Bastian Schweinsteiger, mengungkapkan, timnya memberi perhatian khusus pada bidang pertahanan dan itu menjadi kunci keberhasilan timnya memenangi dua laga perdana Grup B Piala Eropa 2012.
"Tim yang bertahan dengan baik akan melangkah jauh di turnamen ini. Seringkali, saat Anda menyerang, Anda harus sudah berpikir soal apa yang terjadi jika bola direbut lawan. Sebagai pemain bertahan, Anda sudah harus mengawasi penyerang lawan dan bertanya kepada diri sendiri apa yang bisa terjadi ketika bola lepas dari penguasaan (tim Anda)," ujar Schweinsteiger.
"Jika Anda melihat contoh ideal, yaitu Barcelona atau Spanyol, Anda bisa melihat bagaimana bagusnya bek mereka dalam pola permainan tim, sekalipun mereka menguasai bola. Itu cara bertahan yang sempurna. Ini bukan soal pertahanan gaya 'parkir bus'. Ini soal berada selangkah lebih maju dari lawan," lanjutnya.
Jerman segrup dengan Denmark, Portugal, dan Belanda. Pada laga pertama, mereka menang 1-0 atas Portugal, dan pada laga kedua menang 2-1 atas Belanda.
Pada laga melawan Portugal, Jerman 28 kali memotong alur serangan lawan dan memenangi perebutan bola sebanyak 83,3 persen dari 12 usaha. Adapun Portugal 13 kali membuang bola dan memenangi perebutan bola sebanyak 69,2 persen dari 13 usaha.
Sepanjang laga tersebut, Jerman menguasai bola sebanyak 56 persen dan menciptakan empat peluang emas dari 12 usaha. Bandingkan dengan Portugal yang melepaskan tujuh tembakan akurat dari 11 percobaan.
Ketika melawan Belanda, Jerman 18 kali memotong alur serangan lawan dan memenangi perebutan bola sebanyak 74,2 persen dari 31 usaha. Sedangkan Belanda 13 kali memotong alur serangan lawan dan memenangi perebutan bola sebanyak 66,7 persen dari 12 usaha.
Sepanjang laga itu, Jerman menguasai bola sebanyak 48 persen dan melepaskan sembilan tembakan akurat dari 12 usaha. Adapun Belanda menciptakan enam peluang emas dari 13 kali eksekusi.
Dengan dua kemenangan itu, Jerman menguasai klasemen, dengan selisih tiga angka dari Portugal dan Denmark di tempat kedua dan ketiga. Untuk memastikan diri masuk perempat final, mereka masih membutuhkan setidaknya hasil imbang pada laga melawan Denmark, 17 Juni mendatang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang