Schweinsteiger: Barca dan Spanyol Contoh Ideal

Kompas.com - 15/06/2012, 00:49 WIB

GDANSK, KOMPAS.com - Gelandang Jerman, Bastian Schweinsteiger, mengungkapkan, timnya memberi perhatian khusus pada bidang pertahanan dan itu menjadi kunci keberhasilan timnya memenangi dua laga perdana Grup B Piala Eropa 2012.

"Tim yang bertahan dengan baik akan melangkah jauh di turnamen ini. Seringkali, saat Anda menyerang, Anda harus sudah berpikir soal apa yang terjadi jika bola direbut lawan. Sebagai pemain bertahan, Anda sudah harus mengawasi penyerang lawan dan bertanya kepada diri sendiri apa yang bisa terjadi ketika bola lepas dari penguasaan (tim Anda)," ujar Schweinsteiger.

"Jika Anda melihat contoh ideal, yaitu Barcelona atau Spanyol, Anda bisa melihat bagaimana bagusnya bek mereka dalam pola permainan tim, sekalipun mereka menguasai bola. Itu cara bertahan yang sempurna. Ini bukan soal pertahanan gaya 'parkir bus'. Ini soal berada selangkah lebih maju dari lawan," lanjutnya.

Jerman segrup dengan Denmark, Portugal, dan Belanda. Pada laga pertama, mereka menang 1-0 atas Portugal, dan pada laga kedua menang 2-1 atas Belanda.

Pada laga melawan Portugal, Jerman 28 kali memotong alur serangan lawan dan memenangi perebutan bola sebanyak 83,3 persen dari 12 usaha. Adapun Portugal 13 kali membuang bola dan memenangi perebutan bola sebanyak 69,2 persen dari 13 usaha.

Sepanjang laga tersebut, Jerman menguasai bola sebanyak 56 persen dan menciptakan empat peluang emas dari 12 usaha. Bandingkan dengan Portugal yang melepaskan tujuh tembakan akurat dari 11 percobaan.

Ketika melawan Belanda, Jerman 18 kali memotong alur serangan lawan dan memenangi perebutan bola sebanyak 74,2 persen dari 31 usaha. Sedangkan Belanda 13 kali memotong alur serangan lawan dan memenangi perebutan bola sebanyak 66,7 persen dari 12 usaha.

Sepanjang laga itu, Jerman menguasai bola sebanyak 48 persen dan melepaskan sembilan tembakan akurat dari 12 usaha. Adapun Belanda menciptakan enam peluang emas dari 13 kali eksekusi.

Dengan dua kemenangan itu, Jerman menguasai klasemen, dengan selisih tiga angka dari Portugal dan Denmark di tempat kedua dan ketiga. Untuk memastikan diri masuk perempat final, mereka masih membutuhkan setidaknya hasil imbang pada laga melawan Denmark, 17 Juni mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau