Anggota DPR Ditipu Dua Perempuan

Kompas.com - 15/06/2012, 07:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang anggota DPR berinisial PS (57) melapor ke Polda Metro Jaya, Kamis (14/6/2012) siang. Ia mengaku ditipu dua orang perempuan yang mengaku bernama Angela Viviane dan Yasmin.

Informasi yang didapat dari kasus dugaan penipuan itu mengungkapkan, terlapor awalnya ditelepon Angela Viviane yang menawarkan satu mobil Honda CRV tahun 2007 dengan harga Rp 160 juta. Telepon diterima PS pada Rabu (13/6/2012) siang. Karena berniat untuk membeli mobil itu, pelapor membuat janji bertemu dengan perempuan itu untuk melihat kondisi mobil yang ditawarkannya. Disepakatilah untuk bertemu pada sore harinya sekitar pukul 15.00.

Dari pertemuan itu, PS sepakat untuk membeli mobilnya. Disepakati pula, pembayaran dilakukan secara cash and carry esok harinya. Jual beli mobil itu disepakati di Hotel Arya Duta karena Angela mengaku menginap di situ. Besoknya, Kamis sekitar pukul 11.00, bertemulah PS dengan Angela di lobi hotel. Angela bersama Yasmin, yang mengaku sebagai pemilik mobil yang akan dijualnya. Uang tunai pembelian mobil pun diserahkan kepada perempuan itu.

Setelah menerima uangnya, Yasmin dan perempuan itu pamit untuk ke kamar hotelnya dengan alasan akan menghitung uang yang diterimanya itu. PS tidak curiga dan menyilakannya, sementara ia tetap menunggu di lobi bersama Angela. Selama 30 menit ditunggu, Yasmin tidak juga balik ke lobi. Lalu, Angela pamit kepada PS untuk menjemput Yasmin di kamar. PS tanpa curiga menyilakan. Namun, setelah satu jam ditunggu, kedua perempuan itu tidak kunjung balik ke lobi, dan ketika dihubungi ke telepon selulernya tidak aktif.

PS lalu ke resepsionis hotel untuk mengecek nomor kamar kedua perempuan itu. Ternyata, dua perempuan itu tidak menginap di hotel tersebut. Keduanya sudah raib membawa uang Rp 160 juta milik PS.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau