Ajarkan Anak Mandiri Saat Bepergian

Kompas.com - 15/06/2012, 10:14 WIB

KOMPAS.com - Keluarga Indonesia yang bepergian dengan pesawat kerap tak melibatkan anak dalam mengurus proses check-in di bandara. Berbeda dengan kalangan ekspatriat yang terbiasa "melepas" anak-anaknya untuk mengurus perjalanan tentu dengan pendampingan dari pihak maskapai penerbangan.

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia juga memiliki layanan pendampingan untuk anak usia 2-11, yang disebut Unaccompanied Minor. Layanan ini paling sering digunakan kalangan ekspatriat yang menerbangkan anak-anak di bawah umur, tanpa kehadiran orangtua.

"Airlines full service biasanya memiliki layanan UM ini. Kebanyakan ekspatriat yang menggunakan jasa ini karena anak-anaknya sudah dibiasakan mandiri," jelas Sakti Prameswari, Marketing Communication Coordinator PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., saat ditemui Kompas Female menjelang keberangkatan lima peserta kegiatan Superkids Trip to Singapore, Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Jumat (15/6/2012).

Menurut Sakti, biasanya orangtua membawa pengasuh untuk menemani anak-anak saat melakukan perjalanan. Anak-anak pun siap berangkat dengan berbagai keperluan, termasuk aktivitas di bandara, dengan bantuan orangtuanya.

"Dari kegiatan ini kami berharap bisa mengedukasi anak-anak bagaimana caranya check-in dan mengurus imigrasi saat melakukan perjalanan ke luar negeri. Perjalanan luar negeri dipilih karena harus melewati beberapa tahap saat keberangkatan, sehingga anak bisa belajar memahami berbagai tahapan itu," jelasnya.

Perjalanan Superkids ke Singapura ini diikuti lima anak, yang melakukan perjalanan bersama keluarga untuk mengisi liburan sekolah.

"Orangtua tetap ikut, namun mengawasi dari jauh, karena tujuannya memang mengajarkan anak mandiri," lanjutnya.

Untuk mengikuti kegiatan ini, orangtua harus mendaftarkan diri dalam program Garuda Indonesia Holiday. Karena bukan kegiatan kompetisi, orangtua yang berminat liburan sekaligus mengedukasi anak, membayar biaya perjalanan USD 613 per anak, dan USD 630 per orang untuk dewasa.

Biaya ini termasuk tiket ekonomi pulang pergi, menginap tiga hari dua malam di hotel bintang empat di pusat kota di Singapura, serta tur ke tiga tujuan wisata: Jurong Bird Park, Universal Studio, dan Night Safari.

"Banyak yang antusias dengan program ini, tetapi banyak orangtua dan anak yang tak bisa berangkat karena belum sepenuhnya liburan sekolah. Rencananya kami akan mengadakan program serupa untuk tujuan Kuala Lumpur. Mudah-mudahan bisa di tahun ini juga," tutupnya.

Superkids Trip to Singapore diikuti oleh Yudhisira Purwadi (6), Rayyan Purwadi (3), Prana Arivianza (8), Ghinina Ramia Putri Rumahorbo (7), dan Grace Ajeng Nuria Rumahorbo (14).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau