Sekitar 6000 Atribut Kampanye Ditanggalkan

Kompas.com - 15/06/2012, 15:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamis (14/6/2012) malam tadi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) didampingi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta dan tim sukses pasangan calon menertibkan alat peraga dari pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012. Sebanyak 5.979 buah alat peraga berhasil ditertibkan.

Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah, mengatakan bahwa penertiban alat peraga para calon Gubernur dan Wakil Gubernur ini tidak tebang pilih. Semua yang mengganggu estetika dan kenyamanan kota serta tidak sesuai akan ditertibkan.

"Semuanya yang tidak sesuai ditertibkan. Ini menjaga agar Jakarta tetap bersih, nyaman dan tidak semrawut," kata Ramdansyah, di Jakarta, Jumat (15/6/2012).

Berdasarkan rekapitulasi data dari Satpol PP, wilayah Jakarta Selatan merupakan kawasan yang paling banyak ditertibkan yaitu 4.679 alat peraga. Kemudian disusul Jakarta Timur sebanyak 685 alat peraga, Jakarta Barat sebanyak 264 alat peraga, Jakarta Pusat sebanyak 231 alat peraga dan Jakarta Utara sebanyak 180 alat peraga.

"Ada juga alat peraga yang berupa stiker yang dirobek. Jumlahnya sampai ribuan," ujar Ramdansyah.

Penertiban atribut kampanye ini serentak dilakukan pada pukul 21.00 dengan mengerahkan sebanyak 150 personel Satpol PP tingkat provinsi dan 30 personel di masing-masing kecamatan. Nantinya, atribut kampanye yang ditertibkan akan disimpan di gudang penyimpanan barang milik Pemprov DKI di Cakung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau