JAKARTA, KOMPAS.com — Jelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta pada 11 Juli mendatang, Wali Kota Jakarta Barat Burhanudin mengimbau kepada masyarakat agar benar-benar memanfaatkan haknya dan datang ke TPS untuk menentukan pilihannya. Imbauan ini terkait isu banyaknya warga yang tidak ingin memanfaatkan hak pilihnya.
"Jangan tidak datang ke TPS pada tanggal 11 Juli untuk menentukan pilihan gubernur dan wakil gubernur yang akan memimpin pembangunan lima tahun ke depan di DKI Jakarta," jelas Burhanudin saat ditemui wartawan, Jumat (15/6/2012).
Wali Kota berharap agar masyarakat tidak terpancing isu-isu negatif dalam pelaksanaan Pilkada di DKI Jakarta. "Kita bersama-sama berupaya untuk menciptakan keamanan dan ketenteraman sehingga pilkada di DKI Jakarta berjalan lancar," ujarnya.
Selaku regulator, pihaknya ingin pelaksanaan pemungutan suara berlangsung adil karena kemenangan pemilu dilihat dari pelaksanaannya yang aman, bebas, dan rahasia. "Pemerintah mendapat surat edaran dari Gubernur DKI Jakarta agar wali kota memerintahkan kepada camat, lurah, dan perangkatnya menjadi wasit yang adil, siapa pun pemenang dalam Pilkada di DKI Jakarta," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang