BI Perketat Jasa Penagihan Kartu Kredit

Kompas.com - 15/06/2012, 19:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Grup Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi A Johansyah, menyatakan penagihan kartu kredit menggunakan tenaga penagihan dari perusahaan penyedia jasa penagihan hanya bisa dilakukan bila kualitas tagihan kartu kredit tergolong macet.

Hal ini diatur dalam Surat Edaran Bank Indonesia terkait penyelenggaraan kegiatan alat pembayaran menggunakan kartu (APMK).

"Debt collector sangat ketat penggunaannya. Hanya kalau macet, kalau tidak macet enggak boleh," sebut Difi, di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (15/6/2012).

Bank Indonesia mengklaim mereka mengatur jasa penagihan kini lebih ketat. Dalam Surat Edaran tentang Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) yang baru, disebutkan bahwa penagihan dengan jasa tagih bisa dilakukan bila kualitas tagihan kartu kredit termasuk macet.

Kualitas macet tersebut berdasarkan kriteria kolektibilitas sesuai ketentuan Bank Indonesia yang mengatur mengenai kualitas kredit. Dalam aturan BI, penerbit kartu kredit harus menjamin kualitas pelaksanaan penagihan kartu kredit oleh perusahaan penyedia jasa.

Ada sejumlah ketentuan etika yang harus dipenuhi jasa penagih. Penagih harus menggunakan kartu identitas resmi yang dikeluarkan penerbit kartu kredit. Kartu itu pun harus dilengkapi dengan foto diri penagih. Proses penagihan pun dilarang dilakukan dengan menggunakan cara ancaman, kekerasan dan/atau tindakan yang bersifat mempermalukan pemegang kartu kredit. Penagihan dilarang dilakukan dengan menggunakan tekanan secara fisik maupun verbal.

"Penagihan dilarang dilakukan kepada pihak selain pemegang," sambung Difi.

Aturan BI pun mewajibkan bahwa penagihan hanya dapat dilakukan di tempat alamat penagihan atau domisili pemegang kartu. Lebih detil lagi, penagihan hanya dapat dilakukan pada pukul 08.00 sampai dengan pukul 20.00 wilayah waktu alamat pemegang kartu kredit.

"Sekarang kita atur lebih rigid-lah, lebih detil," pungkas Difi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau