Antisipasi Yunani, BI Tingkatkan Pasokan Valuta Asing

Kompas.com - 15/06/2012, 20:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Demi mengantisipasi potensi memburuknya krisis Eropa, khususnya terkait pelaksanaan pemilihan umum di Yunani pada tanggal 17 Juni 2012, Bank Indonesia telah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif yang diperlukan.

"Kita akan meningkatkan pasokan valas (valuta asing) di pasar sesuai dengan kebutuhan sebagai bagian untuk stabilisasi nilai tukar rupiah," sebut Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, dalam siaran pers, Jumat (15/6/2012).

Dampak memburuknya krisis Eropa telah dirasakan terutama pada pasar valas dan pasar keuangan. Dampak tersebut telah terjadi selama ini dengan intensitas yang meningkat khususnya sejak awal Mei.

Ini tercermin pada tekanan pelemahan nilai tukar dan penurunan indeks harga saham di kawasan Asia, termasuk Indonesia.

Sebagai antisipasi terhadap dampak krisis Eropa, BI selama ini telah meningkatkan pasokan likuiditas valas untuk stabilisasi nilai tukar rupiah dan juga melakukan pembelian surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder.

BI akan terus melanjutkan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar rupiah tersebut. Langkah itu termasuk penerbitan Term Deposit valas. Saat ini sejumlah instrumen untuk menambah pasokan valas dan instrumen lindung nilai juga disiapkan.

"Bank Indonesia terus melanjutkan langkah-langkah pendalaman pasar valas dalam negeri untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah," tambah Darmin.

Sekalipun demikian, ia menyatakan kondisi valas masih dalam keadaan cukup. Cadangan devisa per 31 Mei 2012 mencapai 111,5 miliar dollar AS.

Itu cukup untuk memenuhi 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah. "Sejauh ini kondisi kecukupan likuiditas baik valas maupun rupiah tetap terjaga," tegas Darmin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau