KOMPAS.com — Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini akan lebih mengutamakan komunikasi langsung dengan warga dalam kampanye mendatang. Mereka menghindari iklan secara berlebihan karena membutuhkan biaya besar.
"Secara prinsip kita meyakini bahwa yang utama dan terpenting adalah komunikasi langsung dengan masyarakat, dan alhamdulillah kami punya tim yang terbiasa bertemu dengan masyarakat," ucap Hidayat Nur Wahid di Jakarta, Rabu (28/3/2012) malam.
Lanjut Hidayat, masyarakat tidak membutuhkan pemimpin dengan janji-janji, tetapi dengan kinerja yang konkret. Hidayat menambahkan, sampai saat ini pihaknya masih berupaya melengkapi seluruh persyaratan dalam pencalonan di Komisi Pemilihan Umum.
Sementara itu, pasangan cagub-cawagub lainnya dengan nomor urut tiga juga berjanji tak kampanye melalui media televisi secara jor-joran. Bahkan, mereka juga tidak akan mengotori Jakarta dengan spanduk dan billboard.
"Kami berharap warga Jakarta memeriksa jejak masing-masing para calon karena jejak rekamnya sudah ada. Kalau masyarakat Jakarta yang kritis dan cerdas itu tidak sulit untuk menemukan yang bisa lebih cepat merealisasikan semua program yang ada di Jakarta dan program itu sudah ada," katanya.
Bagi pasangan ini, Pilkada DKI Jakarta bukanlah pertandingan, melainkan perlombaan untuk meyakinkan warga Jakarta.
"Program kita sudah lengkap, hanya tinggal persoalannya sekarang siapa yang bisa lebih dulu merealisasikan. Itu tergantung kreativitas masing-masing calon. Warga Jakarta ingin memilih yang lebih muda dan siap bekerja tiap hari," katanya. (adv)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang