DONETSK, KOMPAS.com - Pelatih Inggris Roy Hodgson berencana menurunkan tim terkuatnya dalam pertandingan terakhir penyisihan Grup D, Selasa (19/6/2012).
Kabar itu membuat Ukraina, calon lawan "The Three Lions", harus ekstrawaspada. Inggris tak main-main memastikan tiket ke Delapan Besar. Kemenangan sepertinya jadi harga mati demi menjaga tren permainan Inggris yang kian menanjak.
Terakhir, Inggris melipat Swedia 3-2, Jumat (15/6/2012). Laga itu merupakan sanksi terakhir Rooney dan ia diplot untuk tampil dalam laga terakhir Grup D.
"Ia sangat profesional. Performa latihannya pun sangat berkelas. Rooney memang sudah memiliki kualitas sendiri," ucap Hodgson yang dikutip AFP.
Menurut eks pelatih West Bromwich Albion, Rooney malah memberi dukungan pada pemain lainnya di luar lapangan dan saat pertandingan.
"Tentu saja ia ingin turun bermain," lanjut Hogdson.
Mantan pelatih Inter Milan itu senang memiliki banyak pemain pilihan berkualitas di lini depan, termasuk Danny Welbeck dan Andy Carroll. Dua pencetak gol ke gawang Swedia.
"Anda akan merasa beruntung menjadi pelatih tim nasional dengan berbagai pilihan berkualitas," cetus pria berusia 60 tahun.
Yang pasti, kata Hodgson, Wazza --sapaan Rooney-- tak sabar untuk turun gelanggang.
Setelah gagal menampilkan performa menawan di Piala Dunia 2006 dan 2010, Rooney memang tak sabar menunjukkan keampuhannya sebagai bomber kelas kakap di Euro 2012.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang