JAKARTA, KOMPAS.com — Masalah pelik mengintai negara-negara di zona Euro. Setelah Yunani ada titik terang, penyelesaian masalah di Spanyol ditunggu-tunggu investor global. Volatilitas dan risiko pasar tetap tinggi, termasuk bagi Indeks Harga Saham Gabungan. Pemerintah Spanyol akhir pekan lalu telah mengajukan permintaan dana talangan kepada Uni Eropa sebesar 100 miliar euro (sekitar 125 miliar dollar AS).
Namun, menurut riset Henan Putihrai Securities, ketentuan tentang berapa besar dana talangan yang dapat diterima negara ini baru diketahui setelah hasil audit independen terhadap perbankan Spanyol diumumkan 21 Juni mendatang.
Di pasar domestik, data Bloomberg menunjukkan penjualan bersih asing di pasar saham sejak awal Juni mencapai Rp 1,67 triliun. Investor asing juga mengurangi kepemilikan obligasi Pemerintah RI dari Rp 224,5 triliun pada akhir Mei menjadi Rp 222,9 triliun per 12 Juni lalu.
Aksi jual ini diyakini karena investor masih mengkhawatirkan kondisi ekonomi global serta menunggu hasil pemilu Yunani dan pertemuan para pemimpin negara-negara G-20 yang akan berlangsung 18-19 Juni di Meksiko. IHSG pada pekan ini diperkirakan akan berada di kisaran support-resistance 3.669-3.910. Dan, saham-saham yang disarankan untuk dicermati di antaranya INDF, TLKM, KLBF, AKRA, AALI, dan BBRI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang