Makassar

Empat Sopir Angkot Perkosa Penumpang

Kompas.com - 18/06/2012, 09:03 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com — Empat sopir angkutan kota (angkot) trayek Sentral-Daya terpaksa diamankan aparat Polsekta Biringkanaya karena telah memerkosa seorang penumpangnya berinisial AS (15), warga Perumahan Mangga III, Kecamatan Biringkanaya.

Seusai melampiaskan nafsu bejatnya, para pelaku meninggalkan korbannya di sebuah rumah toko (ruko) di samping terminal regional Daya, Jalan Kapasa Raya. Keempat pelaku tersebut, masing-masing Iccang (22), Subair (35), Rustan (22), dan Malla (35), kini telah mendekam di sel Markas Polsekta Biringkanaya.

Keempatnya diringkus di tempat berbeda, setelah unit Reserse Kriminal Polsekta Biringkanaya membentuk dua tim yang dipimpin Iptu A Husen dan Iptu Surono. Tim I yang dipimpin Iptu A Husen berhasil meringkus tersangka Malla dan Iccang di Kompleks Mangga III, dekat rumah majikan korban yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga.

Sementara tim II yang dipimpin Iptu Surono berhasil menciduk Subair dan Rustam di pangkalan angkot samping perumahan Kementerian Agama (Kemenag) Daya. Kejadian pemerkosaan ini terjadi pada Kamis (14/6/2012) lalu.

Saat itu korban sedang menumpang angkot yang dikemudikan Iccang. Di tengah perjalanan, tersangka membelok ke sebuah ruko kosong di samping terminal regional Daya. Di situ, tersangka Iccang memerkosa korban. Tidak lama kemudian, ketiga tersangka lainnya datang dan menggilir korban. Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, para tersangka meninggalkan korbannya di lokasi kejadian. Korban selanjutnya melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya ke Polsekta Biringkanaya dan polisi langsung melakukan penyelidikan dan melacak identitas para tersangka.

Menurut Perwira Unit (Panit) I, Iptu Surono, mengatakan, keempat tersangka sudah ditahan di sel Markas Polsekta Biringkana dan dikenakan Pasal 285 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pemerkosaan. "Saat diperiksa, para tersangka mengaku memerkosa korban. Jadi keempat tersangka terancam hukuman penjara 8 tahun," terang Surono.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau