Selubung Rahasia di Balik Pembuatan Galaxy S III

Kompas.com - 18/06/2012, 09:07 WIB

KOMPAS.com — Samsung Galaxy S III memang telah diluncurkan. Namun, baru kali ini karyawan Samsung berani mengungkap rahasia pembuatan Galaxy S III.

Sebenarnya, bocoran gambar ataupun spesifikasi perangkat yang selama ini beredar memang ada yang sama dengan perangkat Samsung Galaxy S III final.

"Tapi kami menjamin bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan Samsung Galaxy S III, baik paten maupun teknologinya, sangat rahasia," kata Samsung dalam blognya.

Di balik itu, ada beberapa karyawan Samsung yang mencoba mengungkap rahasia pembuatan perangkat termutakhir tersebut. Salah satunya adalah Kepala Insinyur Samsung Byung Joon-lee yang terpaksa berbohong kepada anaknya.

Kebetulan anak sulung Lee sudah berada di kelas VI. Anaknya tahu bahwa Lee adalah karyawan Samsung, yang secara khusus ikut membuat Samsung Galaxy S dan Samsung Galaxy S II.

Jadi, anaknya pasti berpikir bahwa ayahnya juga akan membuat Samsung Galaxy S III. Setiap ada berita tentang Galaxy S III di internet, pasti anaknya bertanya: ayah pasti membuat Samsung Galaxy S III, kan?

"Tapi saya hanya bisa berkata tidak tahu. Ini benar-benar aneh," kata Lee.

Samsung Galaxy S III ini dibuat di laboratorium rahasia. Untuk memasukinya, perlu kartu khusus dan pemindaian sidik jari.

Dengan demikian, apabila ada kebocoran informasi terkait perangkat itu, akan dengan mudah diketahui. Namun, hingga perangkat tersebut resmi dirilis, tidak ada yang bisa membocorkan informasi.

Proyek pembuatan Samsung Galaxy S III memang sangat rahasia. Bahkan, saat prototipe dipindahkan ke bagian lain, perangkat tersebut harus diletakkan dalam kotak khusus yang tidak akan bisa dilihat oleh pegawainya.

Prosedur pengujian perangkat juga dipantau siang dan malam untuk memastikan tidak ada kebocoran informasi. Bahkan, karyawan juga dilarang keras untuk mengambil gambar.

"Kami hanya diizinkan untuk melihat produk. Yang lainnya tidak bisa, bahkan hanya mengambil gambar pun," ujar Lee.

Sebenarnya, perangkat ini juga sempat dibuat dalam tiga prototipe. Perangkat prototipe ini mirip seperti produk final. Para insinyur yang membuat perangkat tersebut bahkan harus terus memeriksa setiap model dalam rentang waktu tertentu.

"Saya bertanggung jawab atas antena," kata Senior Engineer Beoung Sun-lee.

Meski hanya merancang antena, Sun-lee harus bolak-balik menyerahkan rancangan antena. Setiap pertemuan berlangsung, Sun-lee harus menyerahkan rancangan antena terbarunya.

"Sejujurnya cukup melelahkan dan membuat frustrasi," kata Sun Lee.

Kepala Insinyur Samsung Woo Sun-yoon setuju. Meski terkesan melelahkan dan cukup membuat frustrasi, pembuatan perangkat tersebut terbukti bisa dirahasiakan. Semua karyawan bisa merahasiakan produk tersebut sampai jadwal peluncuran resmi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau