PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Komplotan pembobol mesin ATM ditangkap petugas Polres Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (19/6/2012). Mereka menggunakan modus bersandiwara mengganjal kartu ATM dengan korek kayu hingga macet, dan temannya datang seolah-olah membantu. Padahal mereka sedang membobol ATM.
Komplotan pembobol ATM tersebut ditangkap di Kecamatan Wonoasih, yang masuk wilayah Kota Probolinggo. Mereka dibekuk setelah membobol ATM BCA di Kabupaten Lumajang.
Keempat kawanan pembobol ATM itu adalah Supri dan Hendrik, warga Kabupaten Tenggamus, Lampung; Andi Suadi, warga Kabupaten Cianjur; dan Arjuni, warga Kabupaten Bogor. Polisi mengamankan barang bukti berupa slip setoran, kartu ATM, dan mobil Toyota Avanza hitam Nopol F 156 CW.
Pelaku dan barang bukti diamankan di Mako Polres Probolinggo. Karena TKP-nya di Lumajang, pihak Polres Probolinggo selanjutnya akan melimpahkan kasus itu ke Polres Lumajang.
KBO Reskrim Iptu Dugel mengatakan, modus yang dilakukan para pelaku dengan cara bersandiwara. Seorang pelaku masuk ke ATM dan memasukkan kartunya. Kartu dibuat macet dengan diganjal menggunakan korek kayu. Pelaku yang berada di depan mesin ATM kemudian memanggil dua rekannya itu dengan maksud minta tolong. Seorang pelaku lainnya melaporkan macetnya kartu itu ke polisi.
"Nah, ketiga orang tersebut yang merupakan teman sendiri, bukan membantu mengeluarkan kartu ATM, melainkan membobol mesin ATM. Aksi mereka kemudian diketahui polisi, hingga ditangkap di Wonoasih," terang Dugel kepada Kompas.com.
Namun, belum diketahui berapa jumlah uang yang berhasil dibobol, dan sudah beraksi di mana saja para pelaku tersebut. "Data lengkapnya, belum, sekarang masih kita periksa. Besok aja ya," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang