Hendardji: Lakukan Perubahan Itu Tak Bisa Sendirian

Kompas.com - 19/06/2012, 20:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta dari jalur independen, Hendardji Soepandji, menyadari bahwa melakukan perubahan itu tidak bisa sendirian. Dia mengajak masyarakat berpartisipasi agar Jakarta menuju ke arah yang lebih baik, sesuai dengan tagline yang diusungnya, sehingga Jakarta tidak lagi "Berkumis" (Berantakan, Kumuh dan Miskin).

Hal itu disampaikannya dalam acara pengobatan gratis yang diadakan timsesnya di daerah Kebagusan Kecil, tepatnya di RT 014, RW 003, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (19/6/2012) siang.

"Dengan kebersamaan itu perubahan bisa terwujud, yang penting Jakarta jangan berkumis. Karena itu perlu kerjasamanya, tidak ada perjuangan yang dilakukan sendirian," katanya.

Hendardji berharap kehidupan Jakarta menjadi lebih baik, seperti masyarakat berubah lebih cerdas, pelayanan kesehatan yang semakin membaik dan masalah-masalah sosial seperti kemiskinan dan banjir bisa teratasi.

"Yang terpenting bagaimana caranya agar kualitas hidup warga itu membaik, kesenjangan berkurang dan warga merasa terlindungi oleh pemerintah," pungkasnya.

Dia mengatakan, kunjungannya sekaligus dalam rangka silaturahmi agar dirinya lebih dekat dengan masyarakat. Tujuannya, jelas supaya dirinya bisa lebih memahami apa yang ada di benak dan di pikiran masyarakat.

Hendardji dalam kesempatan itu, berkeliling melihat kondisi sekitar yang menurut warga setempat rutin terkena banjir pada musim penghujan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau