Petojo Digerebek, Bandar Narkoba Diamankan

Kompas.com - 19/06/2012, 23:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim gabungan Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Metro Gambir menggerebek Taman Telkom, di Petojo Utara, Jakarta Pusat pada Selasa (19/6/2012).

Petugas berhasil menangkap tiga orang pengedar narkoba di kawasan itu. Salah seorang di antaranya adalah bandar narkoba yang menjadi target kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggerebekan ini terjadi pada pukul 22.30 WIB. Tiga pelaku yang diamankan yakni Edu, Faris, dan Agus yang merupakan para pengedar narkoba.

Dari keterangan saksi salah seorang warga yang ditemui, penggerebekan itu sempat mendapat penolakan warga. Warga bahkan menyerang sebuah rumah yang dijadikan hotel dan membakar satu unit sepeda motor.

"Warga dari kampung sana marah minta temannya dibebaskan. Tadi ramai sekali ada 20 orangan yang nyerbu hotel dan bakar motor. Katanya ada masalah narkoba," ujar salah seorang warga.

Pengamatan Kompas.com di lokasi, pecahan kaca hotel tampak sedang dibersihkan petugas. Di jalan di depannya, masih terdapat sisa-sisa arang bekas pembakaran motor.

Warga lainnya menyebutkan para pelaku langsung dimasukkan ke mobil polisi. Saat ini, tiga orang tersangka yang ditangkap itu masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsektro Gambir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau