POZNAN, KOMPAS.com - UEFA menjatuhkan denda sebesar 80.000 euro (sekitar Rp 960 juta) kepada Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS). Hukuman tersebut terkait tindakan rasial dan pelemparan kembang api yang dilakukan pendukung Kroasia saat tim yang didukungnya melawan Italia dalam babak penyisihan Grup C Piala Eropa 2012, Kamis (14/6/2012).
UEFA sebelumnya memang menerima laporan bahwa pendukung Kroasia telah melecehkan penyerang Italia, Mario Balotelli. Setiap kali penyerang Manchester City tersebut menguasai bola, pendukung Kroasia mencemooh dengan menirukan suara monyet. Bahkan, salah seorang petugas lapangan sempat memungut pisang yang dilemparkan penonton.
UEFA sendiri memberikan waktu selama tiga hari untuk mengajukan bandingan. Sementara Kroasia sendiri telah gagal melaju ke perempat final karena hanya mampu bertengger di peringkat ketiga dengan mengantongi empat angka. Di laga terakhir, Kroasia ditekuk 0-1 oleh Spanyol. (UEFA)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang