Play off nba

Chalmers, "Jembatan Emas" Heat Jadi Juara Musim Ini

Kompas.com - 21/06/2012, 04:01 WIB

Miami, Selasa - Mario Chalmers (26), point guard Miami Heat yang memiliki tinggi badan 1,88 meter, memiliki empat tato di tubuhnya.

Salah satu tato di belakang tangan kanannya bertuliskan quickness dan confidence. Kedua kata tersebut yang kerap diingatkan neneknya, yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan Chalmers.

Pada gim keempat babak final NBA Miami Heat versus Oklahoma City Thunder di AmericanAirlines Arena, Miami, Selasa (19/6) malam, bermodalkan dua kata itu Chalmers menjadi ”jembatan emas” Heat untuk meraih gelar jawara NBA 2012.

Selama 48 menit pertarungan yang dimenangkan Heat dengan skor 104-98, ketika laga tersisa 44,6 detik, terjadi drama yang menghadirkan Chalmers sebagai tokoh utama.

Saat time out yang diminta Scott Brooks, arsitek Thunder, Heat unggul 99-96. Namun, LeBron James yang membuat tembakan tiga angka harus diganti James Jones karena mengalami kram di kaki kiri.

Ketika laga berlanjut, Chalmers menunjukkan kecepatan dan kepercayaan dirinya lewat aksi layup yang dapat memperbesar selisih poin Heat atas Thunder dengan skor 101-96.

Chalmers memupus harapan Thunder setelah menambah tiga poin lagi melalui lemparan bebas. Dua poin pertama didapat setelah kesalahan Russell Westbrook, point guard Thunder. Westbrook malam itu menjadi pencetak poin terbanyak sepanjang laga final NBA 2012. Westbrook yang ikut meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia FIBA 2010 AS itu menyumbang 43 poin, 5 asis, dan 7 rebound. Hasilnya Thunder unggul 49-46 setelah kuarter kedua.

Satu poin terakhir, kala laga tinggal 0,10,6 detik, tercipta setelah kesalahan James Harden. Jadi, dengan 25 poin, 3 asis, dan 2 rebound, Chalmers membuktikan diri sebagai ”jembatan emas” Heat untuk menjadi juara NBA musim ini.

Kemenangan 104-98 menjadikan Heat unggul agregat 3-1. Jadi, tinggal satu kemenangan pada gim kelima di AmericanAirlines Arena, Kamis (21/6) malam waktu Amerika Serikat, Heat bakal meraih gelar NBA keduanya setelah juara musim 2006.

Percaya diri

Erik Spoelstra, pelatih yang juga mengantar Heat menjadi jawara NBA 2006, memuji Almario Vernard Chalmers. Begitu nama lengkap Chalmers yang pada 19 Mei lalu berusia 26 tahun.

”Dia tidak pernah takut dengan kondisi permainan seperti apa pun. Kami semua tahu itu. Dia sungguh gagah berani,” ujar Spoelstra.

Selain itu, dia juga sangat percaya diri. Hal itu terbukti dari aksinya setiap kali bermain. ”Semua itu sudah terukur,” kata Spoelstra.

Momen ketika Chalmers muncul sebagai kunci kemenangan bukan hanya pada gim keempat final NBA 2012. Chalmers juga menikmati berada di puncak ketika mengantar UCLA menjadi juara NCAA Championship 2008.

Senior Chalmers, Dwyane Wade, shooting guard dengan tinggi 1,93 meter, juga memujinya. ”Ini merupakan bagian dari DNA di tubuhnya. Dia terlahir untuk menjadi seperti yang kita saksikan saat ini.”

”Bahkan, boleh dibilang, tongkat kopling berada di tangannya. Jadi, dia juga yang dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk meningkatkan kecepatan,” ujar Wade.

(REUTERS/AFP/AP/NIC)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau