Jakarta 1

Amankan Pilkada, Polrestro Jakut Siapkan 1.353 Personel

Kompas.com - 22/06/2012, 14:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.353 personel polisi dari berbagai satuan disiapkan Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara untuk mengamankan Pilkada DKI Jakarta, 11 Juli mendatang. Hal tersebut diungkapkan Kapolrestro Jakarta Utara, Kombes Muhammad Iqbal, saat dihubungi, Jumat (22/6/2012).

Iqbal menjelaskan, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang siap diamankan sebanyak 2.585 di seluruh Jakarta Utara. "Sesuai jadwal untuk pengamanan TPS, kami H-1 sudah ada di TPS. Untuk anggota pengawal TPS bersosialiasi, pengenalan, melakukan analisa potensi ancaman, sebagai tindakan deteksi dini," katanya.

Iqbal menjelaskan, untuk pola aman, setiap lima TPS akan dijaga satu anggota. Sedangkan pola rawan satu menempatkan empat anggota di dua TPS. Kemudian pola rawan dua menepatkan empat anggota di satu TPS.

"Sementara kami kategorikan pola aman, walau pun ada TPS yang menjadi pressing bagi kami, yaitu di Tanah Merah dan Penjaringan. Itu grey area, Tanah Merah tahu kan masalahnya? Jadi, jangan sampai ada hal yang disusupi oleh orang-orang tertentu, Tapi mereka terbuka," kata Iqbal.

Polres Jakarta Utara bekerja sama dengan TNI dan 5.174 anggota Linmas untuk mengamankan pesta demokrasi yang diikuti 1.165.078 pemilih di Jakarta Utara. "Kami jaga ada standby force di sini (Mapolres Jakarta Utara), dari Polda, Polres, dan TNI," ujar Iqbal.

Iqbal meyakini, pelaksanaan Pemilu Kada DKI akan berlangsung aman. Meskipun demikian, dia mengaku pihaknya telah siap dengan berbagai situasi yang mungkin terjadi. "Kami sudah melaksanakn mapping, ketika ada situasi genting kami sudah ada protapnya. Tapi kami tetap yakin masyarakat siap mensukseskan ini (pilkada)," katanya.

Operasi Mantap Praja 2012 untuk mengamankan Pilkada DKI telah dilaksanakan sejak 11 Mei 2012. Polrestro Jakarta Utara telah melakukan pendekatan preventif serta berdialog dengan masyarakat untuk menyukseskan Pilkada di Jakarta Utara.

"Kami melaksanakan pengamanan sejak kemarin, preventif, melakukan pendekatan dengan semua elemen masyarakat. Dengan berkeliling kami sampaikan pesan tolong bantu, terlebih kita menyambut pilkada," ujar Iqbal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau