Polisi dan Bonek Duduk Bersama

Kompas.com - 23/06/2012, 11:26 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepolisian Pelabuhan Tanjung Perak dan Bonek Mania, sebutan untuk pendukung Persebaya, duduk bersama untuk berdiskusi mengenai keamanan sepak bola, khususnya dalam pertandingan-pertandingan. Polisi merasa perlu berdiskusi bersama Bonek untuk mencari solusi seputar ancaman kerusuhan menjelang atau dalam setiap laga Persebaya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anom Wibowo mengatakan, aparat membutuhkan masukan dari Bonek untuk menyatukan perbedaan di antara polisi dan Bonek.

"Bonek adalah sahabat kami dan sangat perlu untuk berdiskusi dan bicara dari hati ke hati," ungkapnya di sela "cangkrukan" Polmas dengan Bonek di sepanjang Jalan Kembang Jepun Surabaya, Sabtu (23/6/2012) dini hari.

Hubungan antara polisi dengan Bonek memanas pascakerusuhan di Stadion Gelora 10 Nopember, 3 Juni lalu. Usai pertandingan antara Persebaya melawan Persija yang berkesudahan dengan skor 3-3 itu, terjadi bentrokan antara aparat dan suporter yang berujung pada meninggalnya seorang Bonek bernama Purwo Adi Utomo karena kekurangan oksigen.

"Kami tidak ingin kejadian serupa terulang lagi. Yakinlah bahwa polisi juga tidak menginginkan kerusuhan, apalagi sampai timbul korban jiwa. Kami juga menyampaikan selamat ulang tahun ke-85 untuk Persebaya," kata mantan Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Jatim tersebut.

Aparat, melalui Kepala Bakesbang Linmas Pemkot Surabaya Soemarno, juga berjanji aktif melakukan pengamanan, terutama saat pertandingan. Sementara itu, Pemkot akan menyiapkan angkutan untuk suporter agar tidak menumpang truk sembarangan sehingga beresiko celaka.

Salah satu perwakilan Bonek, Anton, mengaku prihatin dengan sikap kepolisian saat terjadi kerusuhan beberapa waktu lalu. Namun, dia menyambut baik niat aparat untuk duduk bersama dan berdiskusi.

"Kebetulan inikan ajang curhat sekaligus evaluasi bagi kita semua. Marilah ke depan bersama-sama menciptakan rasa aman dan nyaman. Polisi dan TNI juga pasti pendukung Persebaya maka harus saling bersinergi," tuturnya.

Ajang diskusi ini juga dilengkapi dengan panggung hiburan serta prosesi pengucapan selamat ulang tahun ke-85 kepada Persebaya Surabaya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau