Blanc: Ada Adu Mulut, tetapi Sudah Selesai

Kompas.com - 23/06/2012, 16:28 WIB

DONETSK, KOMPAS.com — Pelatih kepala tim nasional Perancis, Laurent Blanc, akhirnya mengakui bahwa para pemainnya terlibat adu mulut setelah kalah dari Swedia di babak penyisihan grup, Senin lalu. Dia mengaku bahwa insiden itu sempat mengganggu persiapan timnya untuk laga perempat final Piala Eropa 2012 melawan Spanyol. Namun, hal itu sudah diselesaikan.

"Kami mengambil waktu sejenak untuk menenangkan semua orang, dan kemudian kembali ke tempat latihan. Ini membuat (latihan) kami tertunda untuk memulai persiapan dengan Spanyol," ungkapnya seperti dilansir BBC Sport.

Meskipun mengakui ada ketegangan, tetapi Blanc menegaskan bahwa tak ada konflik di tubuh tim berjuluk "Ayam Jantan" itu. Persoalan itu sudah diselesaikan dan sejak hari Rabu, tim sudah berlatih untuk fokus mempersiapkan diri melawan tim berjuluk "La Furia Roja" itu.

"Tak ada konflik. Memang ada adu mulut setelah pertandingan. Ada sebuah respons dan sejumlah pemain sangat marah, itu benar. Hal tertentu dikatakan. Kami bersikap kepada mereka. Namun, orang-orang tak suka dan marah setelah kalah dan mereka meninggikan suara mereka," tuturnya.

"Namun, sejak Rabu, semuanya sudah selesai dan mulai menatap laga melawan Spanyol," lanjutnya kemudian.

Para pemain Perancis dikabarkan terlibat cekcok setelah kalah 0-2 dari Swedia di pertandingan terakhir Grup D Piala Eropa. Kekalahan dinilai telah memukul perasaan para pemain, meski mereka lolos ke perempat final. Para pemain dilaporkan saling mengkritik, bahkan saling menyalahkan hingga suasana makin panas dan emosi meninggi.

Blanc menyadari akan menghadapi lawan dengan kualitas penampilan yang terus meningkat untuk meraih tempat di semifinal. Oleh karena itu, dia mendorong timnya untuk mempersiapkan diri menuju laga yang ketat.

"Normalnya, kami mencoba beradaptasi dengan lawan kami dan bermain dengan kekuatan kami sendiri. Namun, kami akan bersiap melawan tim yang sangat baik," katanya.

"Spanyol berada selangkah lebih jauh di depan kami dan akan menguasai bola sekitar 65-70 persen dalam laga. Ini masalah di mana tim saya harus menyadarinya," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau